welcome!

Selasa, 17 Juli 2012

Wanita buta Dan kekasihnya haruuuuuuu ceritanya

Di suatu daerah nan indah, hiduplah seorang gadis cantik berparas ayu. Umurnya baru saja menginjak 25 tahun, sebut saja namanya Eva. Sosok Eva sangatlah sempurna, bertubuh sintal, tinggi semampai, body ala gitar spanyol. Namun benar kata pepatah "Tidak ada yang sempurna di dunia ini". Eva memiliki kekurangan yaitu matanya buta dari lahir. Karena kebutaan inilah maka di Lingkungan pergaulannya eva selalu di benci, di hina dan di sudutkan. Mungkin mereka iri melihat Eva yg cantik. Beruntung Eva memiliki seorang kekasih yang selama ini setia menemaninya sepanjang waktu. Yah...namanya Adam, dialah yang selama ini menemani Eva baik dalam suka ataupun duka. Maklum keluarga Eva sudah lama tiada karena meninggal dalam kecelakaan pesawat terbang. Banyak cacian datang dari teman maupun tetangga Eva, namun apa daya Eva tidak memiliki cukup biaya untuk membeli donor mata meskipun ada. Kekasihnya Adam selalu menghiburnya dan berkata "Eva Sayang , meskipun engkau buta namun cintaku tetap besar kepadamu, kamu akan jadi bidadari di istana cinta kita". Dengan sedih eva menjawab, "Kak Adam, kau satu-satunya pelita di dunia gelapku... Jujur aku ingin selalu berada di sampingmu untuk menemanimu sepanjang waktu... Namun Kak Adam, sampai aku bisa melihat, aku tidak mau menjadi istrimu karena aku tidak mau kamu malu dengan cacian orang akan kondisiku ini. imbuh Eva. "Sayangku Eva... Aku akan selalu menerima mu apapun keadaan mu... Walaupun seluruh dunia ini tidak menginginkan kehadiranmu, namun aku adalah orang yang selalu mencintaimu...", jawab Adam. "Tidak kak, percayalah pasti Tuhan Maha Adil dan akan menyembuhkanku. Saat aku bisa melihat nanti, hal pertama yang akan aku lakukan adalah "MENIKAHI MU", lalu Adam pun memeluk Eva dengan penuh cinta. Rupanya Tuhan mendengar doa Eva, tidak lama dari itu Eva mendapat pendonor mata gratis yang mau memberikan matanya kepada nya. Eva sangat bahagia. Lalu setelah menjalani operasi mata dan menunggu lebih kurang satu bulan untuk penyembuhan, maka tibalah waktunya tim dokter untuk membuka perban di mata eva. "Dokter, saya mau orang yg pertama kali saya lihat adalah kekasih saya adam, dimana dia dok ? sudah seminggu dia tidak menjenguk saya pinta Eva. Dokter pun menjawab tidak tahu keberadaan Adam, kata dokter mungkin adam sedang mencari uang untuk membiayai operasi mata Eva. Dengan berat hati maka eva mau dibuka perban mata nya walaupun tidak ada adam disana. Eva sangat senang saat dia bisa melihat indahnya dunia ini berkat kedua mata barunya, dia menangis bahagia. Eva berlari pulang dari Rumah Sakit untuk buru buru menemui Adam yg selama ini menjadi pujaan hatinya, ternyata memang selama ini biaya operasi semua Adam yang membayarnya. Dengan terburu buru dia mendapati Adam sedang duduk termenung di rumahnya. Alangkah terkejutnya Eva saat dia melihat bahwa ternyata Adam juga seorang yang buta. Eva tidak mau menerima kenyataan ini. Lalu Adam berkata : " Eva sayang, sekarang kamu sudah bisa melihat, apakah kamu jadi menikah dengan Kakak ?" tanya Adam. "Tidaaaaak.... Aku tidak sudi punya suami buta, cukuplah aku yang menderita kebutaan, sekarang apalah kekuranganku ? Aku cantik, mataku sehat, dan bodiku juga menarik, pasti banyak pria yang mau denganku..." bentak Eva. "Tapi Eva, kamu janji akan menikahiku saat kamu bisa melihat, ungkap Adam. "Itu aku yang dulu, yang tidak tau bahwa ternyata kakak juga buta, aku kira kakak mencintaiku apa adanya, namun apa ? Kakak ternyata juga buta. Aku Tidak Mau Menikah Denganmu Adam..... Sekali tidak tetap tidak", teriak Eva... Mendengar Eva histeris, Adam lalu tersenyum dan berdiri sambil mengambil tongkat nya. "Baiklah Eva, aku memang tidak pantas untukmu, aku sadar itu, aku akan pergi untuk selamanya, aku janji tidak akan memintamu untuk menikah denganku lagi. Pesan Kakak " Jaga diri baik-baik, tongkat ini dulu milikmu, Kakak harap, kamu jaga baik baik kedua mata kakak itu, semoga dengan mata kakak itu kamu akan menemukan orang yang lebih pantas dari pada Kakak", lalu Adam pun berbalik dan pergi meninggalkan Eva. PS : Cinta Sejati diukur dari hati, bukan dari penampilan fisik semata. Kadang kita mau kekasih kita memberikan nyawanya untuk kita, tapi kita tanya kepada diri kita. Apakah kita mau berkorban untuk nya ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar